Written by 20:53 Makanan Khas

Makanan Khas Kulon Progo

Siapa sangka Daerah Istimewa Yogyakarta punya satu kawasan yang siap jadi primadona baru, namanya Kabupaten Kulon Progo.

Daerah ini menyimpan banyak potensi budaya dan kuliner. 10 Makanan Khas Kulon Progo berikut ini pastinya jadi favorit pelancong, karena punya sejuta cerita.

Makanan Khas Kulon Progo yang Tidak Boleh Dilewatkan

Anda sebagai pecinta kuliner belum afdol jika belum berkunjung ke kabupaten Kulon Progo. Banyak makanan enak yang bisa memanjakan lidah Anda di sana. Ingin tahu? Berikut rekomendasi makanan khas Kulon Progo yang unik dan lezat.

Makanan Khas Kulon Progo

[powerkit_toc title=”Daftar isi” depth=”2″ min_count=”4″ min_characters=”1000″]

Geblek

makanan khas Kulon Progo

Ini adalah salah satu ikon kuliner di Kulon Progo, terbuat dari perpaduan tepung kanji dan tapioka yang diolah dengan cara digoreng.

Warna putihnya sangat menggoda mirip angka delapan, apalagi tekstur kenyal dengan rasa gurihnya. Untuk menikmati cemilan ini biasanya disediakan saus kacang khusus yang rasanya tak kalah nikmat.

Lihat juga makanan khas daerah

Tapi masyarakat lokal banyak yang mengkonsumsinya bersama tempe benguk yang juga jadi masakan khas daerah tersebut.

Beruntunglah karena kehebatan masyarakat setempat mempertahankan kuliner ini, siapapun yang datang ke daerah Kulon Progo pasti dengan mudah menjumpainya dan membeli dengan harga super murah.

Besengek/Tempe Benguk

Kalau biasanya tempe diolah dengan cara digoreng, atau dibuat mendoan dan bacem, di Kulon Progo tempe diolah dengan cara unik.

Yaitu diberi campuran santan kental dan diolah menjadi makanan utama bersama lauk lainnya. Bentuknya memang kurang menarik, tapi soal rasa sangat gurih, enak dan membuat ketagihan.

Tempe ini merupakan makanan tradisional khas Kulon Progo dan dijual oleh masyarakat lokal, biasanya wanita paruh baya lah yang menjualnya di pinggir jalan.

Harganya sangat murah, hanya beberapa ribu saja untuk satu porsinya. Kalau ingin menu lengkap bisa menambah geblek dan dimakan langsung selagi hangat.

Cenil dan Cetot

Cemilan yang satu ini juga sangat khas di daerah Jawa Tengah terutama Kulon Progo, dibuat dari pati singkong yang direbus.

Untuk membuat tampilannya menarik, penjual memberikan tambahan pewarna makanan hijau, kuning, dan merah serta taburan kelapa parut.

Perpaduan rasa manis dan gurih cemilan ini pastinya bikin kangen saat datang lagi ke Kulon Progo.

Untuk membawanya pulang juga tak perlu harga mahal, hanya beberapa ribu saja lengkap dengan daun pisang sebagai bungkusnya. Jadi saat memakannya, akan ada aroma daun pisang yang menambah nikmat cemilan ini.

Mirip dengan cenil, chetot memiliki bentuk persegi dan biasanya berwarna coklat dan perpaduan kuning merah.

Rasanya juga kenyal karena bahan pembuatannya relatif sama, orang juga mengenalnya dengan nama cenil klanthig. Penasaran dengan rasanya? Cari saja di pasar tradisional Kulon Progo pasti ketemu.

Enting-Enting Jahe

Rasanya sangat unik, karena campuran rasa pedas dari jahe dan manis dari gula. Belum lagi sensasi kacang, vanili, kelapa, dan wijen yang menambah rasa dan aroma menjadi lebih khas.

Cemilan ini sangat digemari wisatawan, apalagi kalau membelinya di pusat oleh-oleh terkenal karena pastinya yang berkualitas yang dijual disana.

Lihat juga makanan khas jogja

Sudah tak sabar ingin mencobanya? Selain di pusat oleh-oleh sebenarnya ada beberapa toko rekomendasi yang menjual kue khas Kulon Progo terbaik ini.

Anda tinggal menelusuri jalanan utama dan belilah dengan harga sangat terjangkau. Cocok untuk dimakan bersama kopi hitam panas, atau wedang jahe yang juga cukup fenomenal.

Growol

Konon katanya growol ini dahulu adalah makanan utama masyarakat di pedesaan Kulon Progo, karena saat itu masih sangat sulit mendapatkan beras untuk dimasak. Alhasil singkong dimanfaatkan menjadi makanan, walau aromanya cukup menyengat dan banyak yang berfikir dua kali untuk mencobanya.

Tapi percayalah, sekali mencoba jajanan murah meriah ini pasti ketagihan. Karena rasa gurih dan kriuk dari kelapa parutnya tidak terlupakan.

Sayangnya sudah semakin sulit menemukan makanan ini di Kulon Progo, jika penasaran langsung saja pergi ke pasar tradisional di daerah pedesaan untuk mencicipi growol klasik yang enak itu.

Dawet Sambel

Bagi sebagian orang mungkin namanya saja sudah aneh, karena biasanya dawet merupakan makanan manis berkuah santan.

Tapi dawet sambel memang ada di Kulon Progo, dimana dawet disajikan bersama sambel khusus, bawang goreng, dan juga kecambah. Jadi sensasi rasanya benar-benar luar biasa!

Dengan harga hanya Rp3000 untuk satu porsinya, kenikmatan unik ini sudah bisa dicoba langsung.

Kalau penasaran datang saja ke kawasan wisata di Taman Sungai Mudal, disana masih banyak penjual dawet sambel asli rasanya sangat original dan tidak akan ditemukan di tempat lain.

Sate Kambing

Bukanlah sate kambing biasa, karena diracik dengan bumbu istimewa khusus oleh pedagangnya yang dikenal dengan nama Mbah Margo.

Sate ini sudah sangat melegenda sejak awal dijual tahun 1980. Bahkan para pejabat lokal maupun luar daerah pasti menyempatkan makan disini.

Harganya yang juga relatif murah menjadi daya tarik tersendiri, ditambah pula banyak sajian kambing lainnya yang siap disantap seperti gulai hingga tongseng.

Jadi jangan lupa untuk memasukkan makanan legendaris ini dalam daftar kuliner wajib coba saat ke Kulon Progo.

Soto Bathok

Kalau soal rasanya mungkin tak jauh beda dengan soto di kawasan Jawa Tengah lainnya, tapi perbedaan terletak pada cara menyajikan yaitu menggunakan mangkok batok kelapa.

Seporsi soto komplit biasanya terdiri dari semangkuk batok soto, satu porsi nasi hangat, sate usus dan telur puyuh, sambal dan jeruk nipis segar.

Jangan pikir harga makanan khas Kulon Progo mahal, karena untuk mendapatkan soto bathok ini hanya butuh Rp5000 saja untuk satu porsi. Mau makan sendiri atau ramai-ramai juga tidak akan membuat kantong cepat jebol.

Gula Semut

Berminat mencoba gula yang dibuat dari nira kelapa? Hanya di Kulon Progo bisa menemukannya.

Beda dengan gula enau atau gula merah yang berbentuk bongkahan, gula semut dibuat halus dan mirip gula pasir. Hanya saja warnanya merah, dan rasa manisnya khas.

Cocok untuk dijadikan pengganti gula putih saat minum kopi atau teh, bisa juga sebagai gula untuk membuat berbagai makanan manis favorit keluarga.

Saat ini gula semut bisa didapat di berbagai toko oleh-oleh, bahkan sejumlah produsennya sudah mengekspor gula ini hingga luar negeri!

Peyek Undur-undur

Beda dengan peyek yang biasa dibuat dari ikan asin, teri, atau kacang, peyek yang satu ini memanfaatkan undur-undur pantai tepatnya pantai Glagah.

Perpaduan bumbunya dicampur santan lalu diberi tepung kanji dan digoreng, membuat kerenyahan peyek semakin maksimal.

Rasa undur-undur ini sangat unik, karena bagian kulitnya renyah dan daging dalamnya empuk mirip dengan daging udang atau kepiting.

Lihat juga makanan khas betawi jakarta

Jadi kalau ke Pantai Glagah tak akan lengkap rasanya sebelum membawa pulang peyek undur-undur sebagai buah tangan atau cemilan di perjalanan.

Sekarang sudah jadi tahu 10 makanan khas Kulon Progo bukan? Saatnya untuk hunting semuanya saat melancong kesana, karena masih sangat mudah dijumpai.

Dengan rasa masing-masing yang super unik, pasti akan jadi pengalaman tak terlupakan saat menyantap makanan khas tersebut.

Last modified: 2 November 2020