10 Makanan Tradisional dan Daerah Asalnya

Pembahasan kali ini tentang detail jawaban soal 10 makanan tradisional dan daerah asalnya?

Jawaban dari Mata Pelajaran IPS Kelas 4

Bab 4 Keaneragaman Suku dan Budaya Setempat

Lihat juga pemabasan lengkap tentang 34 makanan khas daerah terlengkap

Kode Kategori 4.10.3

Kata Kunci : Makanan Khas Daerah, Makanan Tradisional dan Asalnya, Makanan daerah dan asalnya.

Tabel Makanan Khas Daerah Adalah

No. Asal Daerah Nama Makanan Tradisional
1. Nanggroe Aceh Darussalam Mie Aceh, Lepat, Meuseukat, Soto Aceh, Ayam Korma dan Korma Kambing.
2. Sumatera Utara Pelleng, Sambal Tuktuk, Bika Ambon, Dengke Mas na Niura, Itak Pohulpohul dan Mangasik Toba.
3. Sumatera Barat Rendang, Dendeng Balado, Satai Padang, Sambal Lado Tanak, Soto Padang dan Ayam Pop.
4. Sumatera Selatan Empek-empek, Tekwan, Model, Laksan, Kemplang dan Kue Mentu.
5. Riau Gulai Belacan, Asap Pedas Baung, Gulai Cipuik, Mie Sagu dan Sop Tunjang.
6. Kepulauan Riau Gong-gong, Mi Tarempa, Lempuk Durian, Sup Ikan Batam dan Otak-otak.
7. Jambi Nasi Gemuk, Kue Gandus, Masak Sepit, Gulai Tempoyak dan Gulai Ikan Patin.
8. Bengkulu Pendap, Bagar Hiu, Gulai Kembaang, Kue Tat, Tempoyak Ikan Patin dan Rebung Asam Undak Liling.
9. Bangka Belitung Kericu, Pantiau, Lempah, Rusip, Mie Bangka dan Lakso.
10. Lampung Seruit Berkuah, Tempoyak, Geguduh, Gulai Taboh dan Umbu.
11. Banten Satai Bandeng, Rabeg, Angeun Lada, Sate Bebek dan Ketan Bintul.
12. DKI Jakarta Kerak Telor, Nasi Ulam, Semur Jengkol, Laksa Betawi dan Soto Betawi.
13. Jawa Barat Tutug Oncom, Karedok, Surabi, Peuyeum dan Lotek.
14. Jawa Tengah Lumpia, Lontong Tuyuhan, Tahu Petis, Getuk dan Nasi Gandul.
15. Jawa Timur Soto Lamongan, Tahu Tek, Rawon, Lontong Balap dan Lodho Ayam.
16. DIY Gudeg, Sate Klathak, Gatot, Tiwul, Wajik dan Kipo.
17. Bali Ayam Betutu, Sate Lilit, Nasi Jinggo, Nasi Campur Bali dan Serombotan.
18. NTB Ayam Taliwang, Sate Pusut, Beberuq Terong, Sate Bulayak dan Sate Rembige.
19. NTT Catemak Jagung, Kolo, Jagung Bose, Sei Daging Sapi, Rumpu Rampe dan Jagung Titi.
20. Kalimantan Barat Bubur Pedas Sambas, Kwetiau, Burung Punai dan Lek Tau Suan.
21. Kalimantan Tengah Juhu Sungkah, Kalumpe, Hintalu Kaluang dan Kenta.
22. Kalimantan Selatan Soto Banjar, Ketupat Kandangan, Manday dan Gangan Asam Banjar.
23. Kalimantan Timur Ayam Cincane, Pisang Gapit dan Gangan Manok.
24. Kalimantan Utara Kepiting Soka, Tumis Kapah, Sate Ikan Pari dan Ikan Asin Richa.
25. Sulawesi Selatan Sup Konro, Kapurung, Coto dan Mie Titi.
26. Sulawesi Tengah Sup Ikan Jantung Pisang, Milu Siram, Uta Dada, Uta Kelo dan Onyop.
27. Sulawesi Tenggara Lapa-lapa, Sinonggi, Sate Gogos dan Kabuto.
28. Sulawesi Utara Tilutuan, Klapertart, Nasi Jaha dan Mujair Bakar Woku.
29 Sulawesi Barat Bau Peapi, Golla Kambu, Bikang dan Sokkol Ubi.
30. Gorontalo Binte Biluhuta, Sate Tuna Gorontalo, Tili Aya dan Ayam Iloni.
31. Maluku Papeda, Nasi Lapola, Sambal Colo-colo dan Kohu-kohu.
32. Maluku Utara Gohu Ikan, Gatang Kenari, Halua Kenari dan Papeda.
33. Papua Barat Ikan Bakar Manokwari, Kue Lontar, Sate Ulat Sagu dan Aunu Senebre.
34. Papua Papeda, Kue Sagu, Ikan Bungkus dan Udang Selingkuh.

10 Makanan Tradisional dan Daerah Asalnya

Negara Indonesia sendiri memiliki suku dan budaya yang banya mulai dari sabang hingga maraoke.

Tidak heran jika indonesia memiliki berbagai jenis makanan khas pada setiap provinsi di indonesia.

Makanan Khas indonesia adalah suatu makanan yang memiliki ciri khas tententu yang berada pada masing-masing daerah/provinsi di indonesia.

Beberapa makanan khas indonesia juga ada yang terkenal hingga manca negara seperti nasi goreng, dan juga sate.

Makanan tradisonal indonesia sendiri memang cukup banyak ragamnya sehingga kita sebagai warga penduduk indonesia harus melestarikan segala kebudayaan yang telah ada sejak nenek moyang dahulu.

Berikut ini adalah 10 makanan tradisional dan daerah asalnya?

  1. Gudeg Asal Jogja
  2. Lumpia asal semarang
  3. Serabi asal bandung
  4. Kerak telor asal Jakarta
  5. Gulai Ikan Patin asal jambi
  6. Bika Ambon asal Medan
  7. Pempek Asal Palembang Sumatra Selatan
  8. Rendang Asal Padang Sumatra Barat
  9. Rujak Cingur Adalh Jawa Timur
  10. Mie Aceh asal Aceh

Penjelasan:

1. Gudeg – Yogyakarta

Daerah Yogyakarta terkenal dengan sajian makanan gudeg tradisionalnya. Terbuat dari potongan nangka muda, santan, dan bumbu yang dimasak lama—hingga berjam-jam.

Gudeg membutuhkan nasi hangat dan sambal untuk kenikmatan terbaik. Bisa dicampur dengan ayam goreng, telur, tahu dan lain-lain. Gudeg Jogja dikenal dengan warna kecoklatan karena penggunaan daun kelor dalam proses memasaknya. Selain itu, ada varian gudeg kering dan gudeg basah.

Gudeg biasanya disajikan dalam keadaan kering atau basah. Selain itu, kedua versi dimasak lebih lama dari yang lain. Gudeg saat ini tersedia dalam kemasan kaleng untuk siapa saja yang tidak bisa memasak makanan sendiri.

2. Lumpia – Semarang

Lumpia Semarang merupakan makanan tradisional yang populer. Terbuat dari ayam, telur, udang dan rebung yang dibungkus kulit lumpia. Nama Lumpia Semarang berasal dari kota Semarang yang merupakan tempat pembuatannya secara tradisional. Ini sangat diminati oleh penduduk lokal dan turis yang mengunjungi daerah tersebut.

Lumpia Semarang memiliki cita rasa yang berbeda dari lumpia lainnya. Isinya berbeda dengan lumpia biasa, yang biasanya hanya berisi kubis, wortel, atau rebung.

Lumpia Semarang sangat populer karena teksturnya yang unik. Ini karena mereka menggunakan rebung muda yang renyah dan lembut. Lumpia ini memiliki dua varian yaitu kulit lumpia yang digoreng dan yang tidak digoreng.

3. Serabi – Bandung

Kue serabi merupakan makanan tradisional yang populer dan diminati banyak orang. Kue serabi berasal dari daerah bandung Beberapa kota di seluruh kepulauan Indonesia mengklaim hidangan ini sebagai makanan khas lokal. Namun, panekuk yang populer saat ini berasal dari Bandung. Alhasil, kue serabi bisa ditemukan di banyak kota besar di seluruh nusantara.

Kue serabi merupakan tradisi kuliner nusantara. Terbuat dari tepung beras yang dicampur dengan santan. Yang menarik dari kue ini adalah cara memasaknya secara tradisional di wajan tanah liat di atas kompor yang sudah menyala. Intinya, ini dimaksudkan untuk membuat kue terasa seperti makanan modern. Oleh karena itu, dianggap sebagai kebanggaan bagi nusantara memiliki tradisi kuliner yang terjaga dan tidak kalah dengan makanan modern.

Penjual pancake masih menggunakan anglo untuk membuat makanan mereka hari ini. Kue gaya panekuk mereka memiliki bentuk bulat datar dan diameter lebih tebal. Rasanya enak karena dimasak di anglo, yang memberikan rasa gurih.

4. Kerak Telur – Jakarta

Resep Kerak Telur khas Betawi yang tinggal di kota Jakarta. Alhasil, kreasi kuliner ini identik dengan kota. Pekan Raya Jakarta biasanya memiliki Kerak Telur untuk dicicipi oleh para pengunjung, dan pedagang kaki lima juga menjualnya. Masyarakat Jakarta menganggap makanan tradisional ini sebagai kebanggaan mereka. Rasanya enak dan dianggap otentik saat dimakan.

Sajian kulit telur menjadi primadona kuliner Jakarta; sudah diakui kelezatannya sejak zaman penjajahan Belanda. Kerak telur bisa dibilang fast food karena bisa disajikan dengan cepat. Hanya dalam waktu 15 menit, masyarakat sudah bisa menikmati hangatnya irisan kulit telur di kota yang dulu bernama Batavia ini.

Hidangan ini berisi telur ayam dan bebek, nasi putih, bawang bombay, udang, dan kelapa parut. Setelah bahan tercampur rata, tambahkan gula, garam, kencur, jahe, cabai merah dan kelapa sebagai kerak. Metode memasaknya yang unik melibatkan pencampuran kerak dengan tepung beras dan kemudian menambahkan air sampai membentuk adonan yang kuat.

5. Gulai Ikan Patin – Jambi

Gulai ikan patin yang enak adalah salah satu dari sekian banyak masakan tradisional Jambi. Ini sangat populer karena rasanya yang segar dan menggugah selera. Anda dapat menikmati makanan ini pada siang hari untuk makan siang, tetapi juga tersedia di waktu lain.

Kari patin sangat higienis dan bersih; Masakan pulau ini menjadi favorit para wisatawan mancanegara yang berkunjung. Kari meningkatkan nafsu makan siapa pun dan diproses

Bahan utama dalam resep ini adalah ikan patin yang termasuk dalam genus (ikan berkumis). Ikan ini kaya akan asam lemak esensial, vitamin B12, vitamin B6, vitamin A dan yodium. Ini juga kaya akan omega 3 dan vitamin DHA dan EPA.

Nilai gizi yang tinggi dari ikan lele datang melalui banyak vitamin dan mineral yang terkandung dalam ikan. Oleh karena itu, makan gulai ikan lele secara teratur itu sehat.

6. Bika Ambon – Medan

Di Medan, Sumatera Utara, ada kue tradisional bernama Bika Ambon. Diyakini terinspirasi oleh kue khas Melayu; Namun, itu dimodifikasi dengan bahan yang berbeda untuk membentuk kue yang berbeda. Kue ini memiliki lubang di tengahnya dan dianggap berbeda dengan kue aslinya.

Makanan paling populer di Medan adalah Bika Ambon, yang berarti ‘kue yang dijual di perempatan Jalan Ambon.’ Itu terbuat dari berbagai bahan seperti gula, santan, telur dan tepung terigu. Awalnya dijual di dekat Sei Kera di Medan, yang juga dikenal sebagai Jalan Ambon.

Bagian dalam roti Bika Ambon ini memiliki serat sempurna yang memberikan rasa yang enak pada roti. Selain itu, bagian luar roti memiliki rasa yang lembut. Bika Ambon saat ini dijual di berbagai kota di Indonesia; Oleh karena itu, Anda tidak perlu mengunjungi Medan untuk membelinya.

7. Pempek – Palembang

Selain beragam budaya dan masakan, Indonesia memiliki banyak makanan khas yang khas untuk setiap daerah. Salah satu makanan asli ini adalah sagu, yang dapat digunakan dalam banyak resep. Tepung sagu dihasilkan dari batang pohon sagu dan sangat mudah ditemukan di provinsi Indonesia Timur seperti Maluku dan Papua.

Sapapua punya beberapa rekomendasi Pempek, makanan khas Palembang berbahan sagu yang disukai banyak orang. Rasanya yang khas membuatnya sangat populer di kalangan warga Palembang.

Cuko adalah makanan khas dari Wong Kito Galo. Memiliki rasa asam, manis, pedas dan gurih. Cuko juga kenyal dan mudah dibuat; Namun, perawatan harus dilakukan saat membuatnya. Kegagalan untuk melakukannya akan menghasilkan cuko yang tidak kenyal atau enak. Pempek  yang juga dikenal sebagai empek-empek adalah satu-satunya yang tidak bisa disaingi oleh cuko dalam hal rasa. Siapa pun yang ingin membuat cuko dapat dengan mudah melakukannya dengan petunjuk dan bahan yang tepat.

8. Rendang – Padang

Daging rendang padang dibumbui dengan campuran bumbu khas yang rasanya enak dan meresap dengan baik. Teksturnya lembut dan biasanya hanya dimakan sesekali. Kebanyakan orang Indonesia menganggap rendang sebagai salah satu hidangan favorit mereka; ketika disajikan di rumah, biasanya dimasak oleh pemakannya.

Untuk membuat rendang yang sempurna membutuhkan banyak waktu. Oleh karena itu, wajib ketika waktu lebaran tiba di menu.

Untuk membuat rendang, Anda harus memasukkan beberapa bumbu penting. Ini termasuk bawang putih, bawang merah, jahe, laos, daun kunyit, daun jeruk, cabai merah dan ketumbar. Rempah-rempah lain yang diperlukan adalah kapulaga, kapulaga, kayu manis, cengkeh, asam kandis dan pala.

Resep rendang daging Padang mengandalkan lebih dari sekadar bumbu untuk kelezatannya.

9. Rujak Cingur – Surabaya

Kota Surabaya memiliki berbagai macam masakan untuk dicicipi. Berkunjung ke kota ini tanpa mencoba kuliner khasnya dirasa belum lengkap. Beberapa hidangan populer di Surabaya antara lain rujak cingur.

Rujak cingur berisi potongan hidung sapi, tahu, tempe, mentimun, lontong dan sambal kacang yang dicampur dengan sambal terasi.

Di Surabaya, ada restoran rujak cingur di mana-mana. Namun, mungkin sulit untuk menentukan yang mana yang akan dituju. Berikut beberapa rekomendasi rumah makan rujak cingur di Surabaya yang wajib dicoba oleh semua orang.

Cingur Salad berisi daging cingur yang dicampur dengan sayuran dan potongan buah yang dilumuri saus kacang dan petis. Banyak orang yang menyukai hidangan ini, sehingga Anda harus datang lebih awal saat memesan karena sering kali sold out.

10. Ikan Asar – Maluku

Pulau Ambon di bagian timur Indonesia kaya akan sumber daya laut. Banyak orang di pulau itu bekerja sebagai nelayan, dan makanan mereka dianggap yang terbaik di pulau itu.

Proses asar membuat ikan lebih awet; itu adalah metode pengolahan ikan dengan pengasapan mereka. Nelayan sering menggunakan metode ini untuk mengawetkan biota laut yang ditangkap lebih lama. Asar secara alami bisa membuat ikan lebih awet, meski bisa juga digunakan untuk menambahkan bahan pengawet tambahan.

Proses Asar mengawetkan hasil laut seperti potongan besar daging, seperti tuna atau ikan ekor kuning. Ini juga mengawetkan tuna cakalang, yang cocok untuk pengawetan melalui proses Asar. Karena Asar mengawetkan ikan yang memiliki tekstur padat, maka istilah ‘Asar’ merupakan singkatan dari ‘asar tabaqa’ yang berarti ‘ikan asap padat’.

Nah itulah beberapa makanan tradisional indonesia beserta penjelasannya, semoga bisa membantu jawaban soal ips kelas 4 Bab 4 Keaneragaman Suku dan Budaya Setempat.



Tags: Jenis2 mkanan tradisionil daerah

Tinggalkan komentar