Contoh Rantai Makanan

Sutoro Naruto

0 Comment

Link

10 Contoh Rantai Makanan – Era modern saat ini menyebabkan banyak orang melupakan hal-hal kecil yang sering terjadi di sekitarnya, seperti rantai makanan. Padahal, melalui rantai makanan kita dapat memperoleh pelajaran yang berharga. Seharusnya juga disinggung tentang pengertian dari rantai makanan.

Pengertian Rantai Makanan

Contoh Rantai Makanan

Rantai makanan adalah sebuah proses makan dan dimakan yang terjadi antar makhluk hidup dengan urutan tertentu. Dalam setiap rantai makanan, makhluk hidup memiliki peran sebagai produsen, konsumen, dan dekomposer. Perlu anda ketahui untuk setiap tingkatan dalam rantai makanan adalah tingkat trofik.

Tingkat trofik pertama ditempati oleh organisme yang mampu membuat makanannya sendiri, seperti tumbuhan hijau, yang disebut sebagai produsen. Tingkat trofik kedua ditempati oleh konsumen primer, yaitu hewan herbivora. Tingkat trofik ketiga ditempati oleh konsumen sekunder, yaitu hewan carnivora, dan seterusnya. Tingkat trofik tertinggi atau terakhir ditempati oleh konsumen puncak, biasanya ditempati oleh hewan omnivora.

Lihat juga contoh makanan fungsional

Contohnya, dalam ekosistem sawah, tumbuhan menghasilkan makanan dalam bentuk nektar bunga yang dikonsumsi oleh kupu-kupu. Kemudian, katak memburu kupu-kupu, ular memburu katak, dan elang memakan ular. Rantai makanan ini menjadi jalur aliran energi bagi makhluk hidup. Energi ini berasal dari matahari yang diubah oleh organisme autotrof seperti tumbuhan menjadi energi kimia. Sementara organisme heterotrof memperoleh energi dengan memakan organisme autotrof.

Pembagian Rantai Makanan

Rantai makanan dibedakan menjadi tiga bagian:

  1. Pemangsa (tumbuhan hijau sebagai produsen)
  2. Parasit (perpindahan organisme dari yang terbesar ke yang terkecil, seperti cacing pita, bakteri, jamur, dan benalu)
  3. Saprofit (berasal dari kematian suatu organisme yang kemudian terurai dan daur ulang oleh jasad renik, seperti jamur dan bakteri).

Contoh Rantai Makanan Lengkap

Contoh rantai makanan bisa ditemukan di segala tempat, seperti misalnya rumput liar yang tumbuh di sekitar rumah yang dimakan serangga, serangga tersebut kemudian dimakan oleh ayam. Ayam kemudian dipotong dan dikonsumsi oleh manusia sebagai konsumen akhir, dan seterusnya.

Perlu diingat, bahwa rantai makanan bisa ditemukan di setiap lingkaran ekosistem di Bumi, dan kita akan membahas secara menyeluruh contoh rantai makanan yang ada baik di darat maupun di laut.

10 Contoh Rantai Makanan di Padang Rumput (Savana)

Padang rumput subtropis atau tropis memiliki curah hujan berkisar antara 25 sampai 30 cm per tahun, membentuk ekosistem yang kaya.

  1. Tumbuhan -> Herbivora -> Karnivora
  2. Rumput -> Kijang -> Harimau
  3. Bunga -> Lebah -> Burung
  4. Padi -> Tikus -> Elang
  5. Anggur -> Kelelawar -> Ular.
  6. Daun -> Serangga -> Burung hantu
  7. Biji-bijian -> Tupai -> Kucing hutan
  8. Kayu bakau -> Kumbang -> Burung pelatuk
  9. Buah-buahan -> Monyet -> Harimau
  10. Lumut -> Lalat -> Merak.

10 Contoh Rantai Makanan di Laut

  1. Phytoplankton – Zooplankton – Ikan kecil – Ikan besar – Predator laut
  2. Alga – Krustasea – Mamalia laut – Hiu – Orca
  3. Fitoplankton – Kriket air laut – Udang – Lobster – Kodok laut
  4. Tanaman laut – Kepiting – Cumi-cumi – Ikan pelagis – Ikan pemakan daging besar
  5. Ganggang – Moluska – Kerang – Ikan herbivora – Ikan pemakan daging
  6. Diatom – Copepod – Euphausiid – Sardine – Tuna
  7. Padang lamun – Kerang darat – Udang – Cumi-cumi – Ikan besar
  8. Alga biru-hijau – Nauplius – Calanus – Sardine – Tuna
  9. Tanaman laut – Kerang – Kerapu – Ikan pelagis – Hiu
  10. Ganggang – Kepiting laut – Udang besar – Cumi-cumi besar – Kapal pemburu.

10 Contoh Rantai Makanan di Sawah

  1. Tanaman padi – Serangga – Laba-laba – Katak
  2. Tanaman padi – Tikus – Kucing – Anjing – Manusia
  3. Serangga – Laba-laba – Katak – Ular – Burung
  4. Tikus – Kucing – Anjing – Manusia
  5. Tanaman padi – Burung – Ulat bulu
  6. Serangga – Laba-laba – Burung hantu
  7. Tanaman padi – Lereng – Kucing liar
  8. Serangga – Lebah – Serangga lain
  9. Tanaman padi – Tikus – Tawon
  10. Serangga – Laba-laba – Cicak.

5 Contoh Rantai Makanan Detritus

  1. Daun yang jatuh – Jamur – Insekt – Tawon – Burung
  2. Kayu mati – Serangga – Laba-laba – Katak
  3. Daun yang jatuh – Serangga – Laba-laba – Ular
  4. Ranting pohon yang jatuh – Serangga – Lebah – Serangga lain
  5. Daun yang jatuh – Jamur – Insekt – Kumbang.

10 Contoh Rantai Makanan di Hutan

  1. Tumbuhan – Kera – Harimau
  2. Tumbuhan – Kupu-kupu – Burung
  3. Tumbuhan – Serangga – Laba-laba – Burung
  4. Tumbuhan – Kelelawar – Harimau
  5. Tumbuhan – Serangga – Kumbang – Merak
  6. Tumbuhan – Kupu-kupu – Serangga – Lebah
  7. Tumbuhan – Tawon – Burung hantu
  8. Tumbuhan – Serangga – Katak – Buaya
  9. Tumbuhan – Serangga – Laba-laba – Elang
  10. Tumbuhan – Serangga – Kumbang – Ular.

5 Contoh Rantai Makanan di Kolam

  1. Fitoplankton – Ikan mas – Kapak
  2. Daun jatuh – Bakteri – Serangga – Burung
  3. Algae – Udang – Ikan paus
  4. Algae – Lumba-lumba – Ikan Hiu
  5. Ikan Kerapu – Ikan Lumba-lumba – Punai

Mempelajari rantai makanan penting karena memahami hubungan antara makhluk hidup dan sumber makanannya dapat membantu kita untuk memahami bagaimana aliran energi dan nutrisi bergerak dalam ekosistem.

Lihat juga contoh makanan awetan hewani

Hal ini juga membantu untuk memahami bagaimana keseimbangan ekosistem terjaga dan bagaimana perubahan lingkungan atau aktivitas manusia mempengaruhi ekosistem. Mempelajari rantai makanan juga berguna dalam memahami proses dan keterkaitan dalam biologi dan ekologi.

Tags:

Share:

Related Post

Leave a Comment